Etika Publikasi

Dalam rangka menjaga kualitas dan mutu naskah yang dipublikasikan pada Jurnal Energi dan Teknologi Manufaktur, maka beberapa aturan mengenai proses publikasi diterapkan dan dituangkan dalam bentuk etika publikasi. Etika publikasi yang telah disusun berlaku bagi penulis/pengarang (author), dewan redaksi (editor), mitra bestari (reviewer), dan pengelola jurnal. Penetapan etika publikasi mengacu dari ketentuan yang telah ditetapkan oleh Majelis Profesor Riset (MPR) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia tahun 2014.

Etika bagi Penulis

  1. Pelaporan; setiap penulis wajib menginformasikan proses dan hasil penelitian secara jujur, jelas, dan konsisten. Melakukan proses dokumentasi terhadap perubahan yang dilakukan pada saat proses pengiriman naskah.
  2. Orisinalitas dan plagiarisme; setiap penulis wajib memastikan bahwa naskah yang telah dikirim/diserahkan ke redaksi merupakan naskah asli, ditulis dan digagas oleh diri sendiri, dan setiap ide maupun gagasan yang bersumber dari referensi lain wajib dilampirkan dalam bentuk citasi. Tindakan pengalihan nama sumber referensi yang dikutip ke nama orang lain tidak diperbolehkan.
  3. Pengulangan pengiriman; naskah yang dikirimkan oleh penulis belum pernah dikirimkan maupun masih dalam proses pengiriman ke penerbit jurnal atau lembaga publikasi lainnya. Apabila terdapat adanya redudansi pengiriman naskah, maka pihak redaksi berhak menolak naskah yang dikirimkan penulis.
  4. Status penulis; penulis yang mengirimkan naskah hendaknya merupakan penulis pertama. Identitas penulis dan penulis lain (co-author) diinformasikan kepada redaksi dengan jelas.
  5. Kesalahan penulisan naskah; segala bentuk kesalahan penulisan naskah dari hasil proses review maupun editing setelah publikasi dapat diinformasikan kepada redaksi. Usulan perbaikan oleh penulis hendaknya dilakukan secepatnya.

Etika bagi Editor

Editor memiliki tanggung jawab untuk memastikan pemrosesan naskah dilaksanakan secara menyeluruh, transparan, objektif, adil, dan bijaksana. Editor berhak memberikan keputusan atas diterima atau ditolaknya naskah yang dikirim oleh penulis.

  1. Informasi publikasi; editor wajib memastikan terdapatnya panduan pengiriman dan penulisan naskah bagi penulis. Panduan mengenai prosedur pengiriman dan penulisan naskah hendaknya dapat diakses oleh publik.
  2. Pembagian naskah peer-review; editor berkewajiban mengklasifikasikan naskah sehingga proses pemilihan reviewer sesuai dengan bidang kajian spesialisasi yang dimiliki.
  3. Objektivitas dan netralitas; editor wajib berperilaku objektif, netral, dan jujur dalam pemrosesan naskah.
  4. Kerahasiaan; editor wajib menjaga privasi dan kerahasiaan naskah, privasi penulis, dan pendistribusian naskah.

Etika bagi Reviewer

  1. Objektivitas dan netralitas; reviewer selayaknya memiliki sifat jujur, objektif, tidak bias, independen, dan hanya berpihak pada kebenaran ilmiah. Proses review naskah dilakukan secara profesional tanpa membedakan identitas penulis dan kepentingan pribadi.
  2. Kejelasan sumber referensi; reviewer wajib memastikan bahwa sumber referensi/kutipan naskah telah sesuai dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Efektivitas peer-review; reviewer memberikan respon terhadap naskah yang telah dikirim oleh redaksi. Jangka waktu proses review maksimal dilaksanakan selama 2 minggu setelah pengiriman oleh redaksi. Reviewer wajib memberikan konfirmasi apabila membutuhkan waktu tambahan lebih dari batas yang telah ditetapkan.